Friday, March 9, 2012

Tabiat Mengejek & Mentertawakan Orang

Assalamualaikum dan salam hari Jumaat..

escape solat Jumaat ka?? ;p hekhekhek.. jangan escape2x tau.. :nonono ..jom terus ke topik hari ini;


"Ya Musa, janganlah banyakkan percakapan, dan
janganlah berjalan tanpa kepentingan dan jangan
tertawa tanpa sesuatu yang mentertawakan. Dan
janganlah menempelak orang yang salah dengan dosa
kesalahannya, dan menangislah atas dosa-dosamu
sendiri wahai putera Imran."

Begitulah nasihat nabi Khidir kepada nabi Musa.. Jika ingin mengetahui tantang nabi Khidir boleh godek-godek di sini ya [KLIK]

ejek mengejek dan sikap saling mentertawakan antara manusia ini telah wujud sejak wujudnya manusia di muka bumi ini. Kebiasaannya hasil cetusan dari usik mengusik, bergurau senda dan tidak kurang juga dari perasaan iri hati a.k.a PHD! *perasaan hasad dengki*...



Dalam al-Quran turut menjelaskan beberapa keadaan dan salah satunya --> Jangan mengejek orang atau golongan lain <--
"Hai orang-orang yang beriman! Janganlah sekumpulan orang laki-laki mengejek ( menertawakan ) kumpulan yang lain. Boleh jadi ( yang diejekan ) itu lebih baik dari mereka ( yang mengejek ). Dan jangan pula sekumpulan wanita mengejek ( menertawakan ) kumpulan wanita lain. Boleh jadi ( yang diejekan ) itu lebih baik dari mereka ( yang mengejek ). Dan janganlah kamu suka mencela bangsamu, dan janganlah memanggilkan orang dengan gelaran ( yang mengandung ejekan )! Jahat sesudah beriman, itulah nama yang amat buruk! Siapa yang tiada berhenti dari kesalahannya, itulah orang-orang yang zalim," Al-Hujurat [49]: 11



seterusnya --> Mengejek orang beriman <--
"Kehidupan dunia ini indah kelihatannya dalam pandangan orang-orang yang tidak beriman dan mereka mengejek orang-orang yang beriman. tetapi orang-orang yang bertakwa itu di hari kiamat lebih tinggi dari mereka ( yang mengejek ). ALLAH memberikan rezeki kepada siapa yang disukai-Nya dengan tiada terbatas." Al-Baqarah [2]: 212


--> Bahaya Mengejek <--
"Sesungguhnya telah pernah beberapa Rasul diejekan sebelum engkau. Maka turunlah balasan ( azab ) menimpa orang-orang yang mengejekan itu apa yang diejekannya." Al-An'am [6]: 10


--> Mengejek orang yang bersedekah sedikit atau banyak <--
"Mereka mencerca orang-orang yang memberi sedekah dengan sukarela dan ( mencerca ) orang-orang yang tidak memperoleh, melainkan menurut tangganya, lalu mereka diejekan. Nanti ALLAH akan mengejek pengejek-pengejek itu dan mereka memperoleh siksaan yang pedih." Al-Baraah [9]: 79

--> Mengejekan bukti kebenaran <--
"Apabila melihat bukti kebenaran, mereka ejekan." As-Shaffat [37]: 14


Oleh itu, janganlah mudah merendah-rendahkan manusia lain. Hukum karma itu wujud, tidak ditunjukkan di dunia, di akhirat ada. :)



nota coklet: bergurau pun ada batasnya sebab kita tidak tahu mood seseorang samada pada masa itu dia boleh menerima gurauan itu atau tidak.

4 insan doakan kebahagiaanku:

NurulizzaH said...

betul2.kadang gurauan pun boleh jadi ejekan pada orang yang panas hati..

berhati2 lah kan!=D

Fadzmie Mohamad said...

Betul tu. Kalau kuat mengejek orang, tapi memanas kalau diejek orang, pa la kunun begitu tu kan. Haha.

syuwai said...

@NurulizzaH

yup2x.. warna darah sama, tapi hati tu lain-lain kan ;)

syuwai said...

@Fadzmie Mohamad

tu orang tidak betul tu..hehehehe

 

Copyright © 2011 Reserved to Bukan Cerita Tentang Coklat Design with love by CikBulat